Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda menegaskan bahwa pengelolaan parkir di area tersebut sepenuhnya merupakan tanggung jawab operator pihak ketiga.
Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu menyatakan bahwa seluruh operasional di dalam kawasan GOR, mulai dari petugas hingga mesin pembayaran elektronik, kini dikelola oleh swasta.
“Sekarang yang mengelola itu operator ketiga. Untuk petugasnya karena pihak ketiga berarti pihak ketiga semua yang mengurus. Termasuk mesin EDC-nya juga semuanya,” ujar Manalu.
Ia menjelaskan peran Dishub terbatas pada fungsi pengamanan dan penertiban. Sementara itu, area di luar kawasan GOR tidak masuk dalam lingkup pengelolaan mereka. “Kita hanya mengamankan dan menertibkan,” katanya.
Menanggapi maraknya pungutan yang melebihi ketentuan, Manalu menekankan pentingnya peran aktif masyarakat. Mengingat tarif parkir telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda), warga diminta berani menolak jika diminta membayar lebih.
“Masyarakat harus berani menolak pembayaran yang melebihi perda. Karena kalau tidak ada laporan masyarakat, kita tidak bisa menahan itu jukir,” tegasnya.
Menurutnya, penindakan terhadap juru parkir (jukir) hanya bisa dilakukan jika terdapat unsur pemerasan atau pengancaman. Khusus untuk kategori pungutan liar, terdapat batasan nominal tertentu yang menjadi dasar penilaian hukum.
“Kalau ada pemerasan atau pengancaman silakan videokan dan buat laporan. Biar APH (Aparat Penegak Hukum) yang akan turun tangan,” tuturnya.
Manalu juga menyoroti fenomena parkir di trotoar yang kerap muncul saat area resmi penuh. Ia memberikan pemahaman mengenai perbedaan antara jukir liar dan parkir liar. Parkir liar, menurutnya, adalah kendaraan yang diletakkan bukan pada tempat yang disediakan.
Kendati demikian, ia menegaskan ketertiban masyarakat adalah kunci utama. Jika pengguna kendaraan mematuhi aturan dengan menggunakan lokasi parkir resmi, maka praktik jukir liar akan hilang dengan sendirinya.
“Ketika masyarakat sudah tertib dalam tempat-tempat parkir yang sudah disediakan maka jukir-jukir liar itu tidak akan muncul. Dia akan hilang dengan sendirinya,” pungkasnya.
Editor: Erwin