Api yang muncul dari bagian atas rumah dengan cepat membesar dan membuat warga sekitar panik.
Ketua RT 18, Jumrani, mengatakan saat dirinya mengetahui kejadian, api sudah terlihat membesar di bagian plafon. Berdasarkan keterangan penghuni rumah, api muncul secara tiba-tiba.
“Kalau kejadiannya, sebenarnya saya tadi sudah tahu apinya sudah mulai membesar. Tapi informasi dari yang menempati rumah, bahwa api itu timbul tiba-tiba. Mungkin dari atas akibat konsleting listrik,” ujar Jumrani.
Menurutnya, percikan api diduga berasal dari plafon sebelum akhirnya merembet. Ia pun segera memberi tahu warga sekitar untuk membantu pemadaman.
“Saya lari keluar, menginformasikan kepada warga yang lain untuk bersiap-siap membantu memadamkan api,” katanya.
Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu petugas datang.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Samarinda, Akhmad Supriyanto, membenarkan pihaknya menerima laporan pada pukul 18.55 Wita.
“Yang terbakar satu rumah, satu KK dengan empat jiwa,” ujarnya.
Petugas dari Posko 2 mengerahkan tiga unit armada. Proses pemadaman sempat terkendala keterbatasan sumber air dan akses jalan yang sempit.
“Kendalanya sumber air agak susah dan jalan sempit. Untung ada unit kecil sebagai penembak utama,” jelasnya.
Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 45 menit. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.
Editor: Erwin