Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, sebelumnya sempat menyatakan bahwa pengisian jabatan kosong tersebut ditargetkan rampung pada Januari lalu, usai melakukan pelantikan pejabat eselon II pertama pada 22 Desember 2025.
Rudy menyampaikan, proses pengisian jabatan saat ini masih terus berjalan. Pemprov Kaltim, kata dia, tinggal menunggu keputusan dan tahapan lanjutan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Sekarang masih on progres. Tinggal menunggu keputusan dari BKN,” ujar Rudy, Senin (9/2/2026).
Dia menambahkan, secara teknis proses seleksi terbuka (selter) sudah dilaksanakan. Selain itu, mekanisme manajemen talenta untuk mengisi jabatan strategis tersebut juga telah berjalan sesuai ketentuan.
“Nanti teknisnya bisa dibicarakan dengan Ibu Sekda, karena seleksi terbuka sudah dibuka dan manajemen talenta juga sudah berproses,” ucapnya.
Saat disinggung apakah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih dipimpin oleh Plt turut mengganggu kinerja pemerintah daerah, Rudy menilai sejauh ini kondisinya tidak mengganggu kinerja secara umum. Menurutnya, aktivitas pelayanan dan program rutin OPD tetap dapat berjalan.
“Sebagaimana mestinya, walaupun saat ini beberapa OPD, belum dipimpin oleh pejabat definitif,” katanya.
Namun demikian, Rudy mengakui terdapat keterbatasan kewenangan bagi pejabat berstatus Plt, terutama dalam mengambil keputusan yang bersifat strategis dan jangka panjang.
“Untuk hal-hal strategis memang tidak bisa, karena keputusan tersebut harus diambil oleh kepala dinas definitif,” tutupnya.
Editor: Erwin