Hunian yang berlokasi di Jalan Perjuangan, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara dan dikelola oleh Perumda Varia Niaga ini mencatat tingkat hunian hingga 60 persen.
Kos khusus putri tersebut menerapkan konsep berbasis syariah, namun tetap terbuka bagi penghuni nonmuslim dengan ketentuan pengelolaan yang mengikuti prinsip syariah.
Dari total 50 kamar yang tersedia, sekitar 30 unit telah terisi. Capaian ini menjadi indikator awal tingginya kebutuhan akan hunian mahasiswa yang tertib, aman, dan nyaman.
Direktur Utama (Dirut) Perumda Varia Niaga, Syamsuddin Hamade menyatakan bahwa capaian tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar pengembangan kerja sama untuk mendorong kontribusi terhadap PAD yang lebih besar.
“Okupansi sudah lebih dari 60 persen. Ini jadi evaluasi dan sinyal yang baik,” ujar Syamsuddin kepada Korankaltim.com Senin, (2/2/2026).
Dalam pembagian hasil bersih usaha, ditetapkan porsi 60 persen untuk Pemkot Samarinda dan 40 persen untuk Varia Niaga. Selain porsi pembagian langsung tersebut, laba yang diterima perusahaan juga kembali berkontribusi ke kas daerah.
"Setelah adanya perubahan regulasi terkait Varia Niaga, ditetapkan bahwa 30 persen laba bersih perusahaan wajib disetorkan ke PAD," papar Syamsuddin.
Meski simulasi skema ini dimulai sejak akhir Oktober lalu yang bukan merupakan periode puncak masuk kuliah tingkat hunian terpantau tetap stabil. Dengan tarif sewa berkisar Rp2 juta hingga Rp2,3 juta per bulan, penghuni mendapatkan fasilitas lengkap seperti kasur, lemari, AC, dan kamar mandi dalam.
Tersedia pula fasilitas penunjang seperti working space, musala luas, area berkumpul, layanan laundry, hingga dapur umum dengan fasilitas gas gratis.
Pengelolaan kos ini nantinya akan terintegrasi dengan Bebaya Mart yang menyediakan kebutuhan ATK, coffee shop, hingga minimarket, yang saat ini masih menunggu persetujuan perizinan.
Dari sisi keamanan, aturan ketat diterapkan hingga pukul 22.00 WITA dengan dukungan petugas keamanan perempuan guna menjamin privasi penghuni.
"Informasi penyewaan saat ini dapat diakses melalui media sosial resmi. Diperkirakan seluruh kamar akan terisi penuh pada Maret mendatang," pungkas Syamsuddin.
Editor: Aspian Nur