Pesan berantai yang masuk ke grup-grup WA itu membuat masyarakat terutama di Kota Samarinda heboh, mengingat selama ini wakil gubernur ke-6 yang berpasangan dengan mantan gubernur Awang Faroek Ishak yang sudah wafat, tidak pernah terdengar menderita sakit.
Namun kabar wafatnya Farid ternyata dihembuskan orang tak bertanggung jawab alias hoax. Hadi Mulyadi, mantan Wakil Gubernur Kaltim periode 2018–2023 bersama Gubernur Isran Noor juga menegaskan kalau kabar wafatnya Farid adalah tidak benar. “Saya baru telepon beliau (Farid) jam setengah delapan pagi tadi, beritanya tidak benar,” tegas Hadi di grup WA.
Sahabat Farid Wadjdy lainnya juga menyatakan hal yang sama. “Alhamdulillah kyai Farid Wadjdy dalam kondisi sehat wal afiat. Beliau saat ini sedang ada kegiatan dan rencananya besok ke IKN (Ibu Kota Nusantara),” tulisnya.
Sementara dikonfirmasi Korankaltim.com terkait kabar dirinya meninggal dunia tersebut, Farid dengan singkat menyatakan dirinya sehat. “Wa'alaikumussalam wrwb. Ya itu, mungkin nama sama,” tulis Farid lewat pesan WA kepada media ini.
Farid Wadjdy setelah tak lagi menjabat sebagai wakil gubernur tetap memiliki banyak kegiatan dan kesibukan. Pria kelahiran 15 Maret 1954 dan berusia 71 tahun itu merupakan Rektor di Universitas Nahdatul Ulama (UNU) Kaltim dan menjabat sebagai Direktur Eksekutif Madrasah Darussalam International Boarding School (IBS) di Harapan Baru, Loa Janan Ilir, Kota Samarinda.
Editor: Aspian Nur