Berdasarkan pantauan di lokasi hingga malam hari, tim Inafis Polresta Samarinda bersama personel Polsek Sungai Kunjang serta PMI Kota Samarinda masih melakukan proses evakuasi korban dan olah TKP. Area sekitar kejadian turut dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Informasi awal yang dihimpun menyebutkan, korban yang merupakan sopir truk tengah melakukan aktivitas bongkar muat tabung gas elpiji. Saat kejadian, korban diduga sedang memainkan korek api di sekitar muatan gas. Tak berselang lama, ledakan keras terjadi dan menyebabkan sejumlah tabung gas elpiji serta barang muatan di atas truk runtuh dan menimpa korban.
Ledakan tersebut juga sempat mengagetkan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut. Beberapa saksi mata mengaku mendengar suara ledakan cukup kuat, disertai kepulan asap dari arah truk yang terparkir di pinggir jalan.
Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi oleh petugas PMI untuk dibawa ke rumah sakit guna keperluan identifikasi dan visum.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti ledakan, termasuk mengecek kondisi tabung gas elpiji serta prosedur keselamatan saat bongkar muat.
Editor: Erwin