Aspek keamanan dan aksesibilitas, seperti ketersediaan jalan yang memadai serta Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), menjadi perhatian utama sebelum operasional penuh dimulai.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Suwarso, menyampaikan bahwa sejumlah pekerjaan tambahan tersebut saat ini tengah dikerjakan secara paralel.
Dari sisi kesiapan alat, delapan unit mesin insinerator telah rampung dikerjakan. Sementara itu, dua unit lainnya di Handil Bakti, Kecamatan Palaran, dan Simpang Pasir, Kecamatan Loa Janan Ilir, masih dalam tahap perakitan.
“Prinsipnya gedung sudah seratus persen. Delapan unit insinerator telah selesai, sementara dua unit masih dalam proses perakitan,” ungkap Suwarso.
Penyempurnaan aksesibilitas menjadi prioritas lantaran kendaraan pengangkut sampah bermuatan berat membutuhkan jalur yang kokoh untuk menghindari kendala saat mobilisasi.
Terdapat sembilan titik lokasi dengan panjang jalan bervariasi antara 35 meter hingga 315 meter dari jalan besar. Tujuh lokasi di antaranya Handil Bakti, Simpang Pasir, Baqa, Jalan Wanyi, Tani Aman, Bukit Pinang, dan Lempake masih memerlukan pengerasan jalan.
Terkait hal tersebut, dialokasikan anggaran sekitar Rp3 miliar untuk perbaikan di tujuh titik tersebut.
“Untuk pengerasan jalan diupayakan minggu depan sudah bisa dikerjakan seluruhnya. Jika cuaca mendukung, diharapkan pekerjaan dapat selesai,” tambahnyam.
Selain akses jalan, aspek penerangan juga menjadi perhatian krusial guna menunjang aktivitas operasional malam hari.
Anggaran sebesar Rp181 juta telah disiapkan untuk pengadaan 21 tiang LPJU di empat lokasi, yakni Baqa, Simpang Pasir, Tani Aman, dan Handil Bakti, sementara lima titik lainnya sudah dalam kondisi aman.
Sementara untuk kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM), rekrutmen operator telah mencukupi melalui proses seleksi. Personel untuk wilayah uji coba seperti Polder Air Hitam, Loa Bahu, Bukit Pinang, dan Lempake bahkan sudah terpenuhi sepenuhnya.
“Pekerjaan harus segera dilakukan karena operasional harus segera berjalan. Mesin perlu diuji coba terlebih dahulu, sementara pekerjaan pendukung dikerjakan secara paralel,” pungkasnya.
Editor: Erwin