Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda menyampaikan, kejadian bermula saat TB Atlantic Star 23 menabrak buoy tambat yang digunakan oleh TB Marina 1631.
Pada saat bersamaan, TB Marina 1631 tengah menggandeng tongkang BG Marine Power 3066. Di sekitar lokasi kejadian juga terdapat TB Karyastar 67 yang menarik BG Bintang Timur 03.
Nahkoda Kapal Patroli KSOP Samarinda KN 373, Galang Nuswantoro, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan putusnya tali buoy tambat.
Kondisi tersebut menyebabkan kapal tunda dan tongkang di area tambatan kehilangan kendali dan hanyut terbawa arus Sungai Mahakam.
“Dugaan sementara, tali buoy tambat putus sehingga tugboat dan tongkang hanyut. Tidak lama kemudian, tali second towing dari TB Marina 1631 juga ikut putus,” ujar Galang.
Akibat kejadian itu, tongkang BG Marine Power 3066 hanyut mendekati Jembatan Mahakam Ulu dan sempat menempel pada safety fender jembatan. KSOP Samarinda bersama unsur terkait langsung melakukan evakuasi dengan mengerahkan kapal assist Herlin II, Mangku Jenang, dan DL 037.
Evakuasi berlangsung sekitar tiga jam dan berhasil diselesaikan pada pukul 08.00 Wita. Tongkang kemudian ditarik ke lokasi yang lebih aman. Galang memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
“Kami masih melakukan pendataan dan evaluasi awal. Yang terpenting saat ini, tongkang sudah berhasil diamankan dan alur pelayaran kembali kondusif,” pungkasnya.
Editor: Erwin