Kejadian tersebut sempat menimbulkan kepanikan di kalangan penumpang, namun seluruh penumpang berhasil diselamatkan tanpa adanya korban jiwa.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.21 Wita, ketika kapal tengah mengangkut wisatawan dalam perjalanan menyusuri Sungai Mahakam. Api pertama kali terlihat muncul dari bagian belakang kapal dan dengan cepat membesar, sehingga kru kapal segera melakukan upaya evakuasi darurat terhadap para penumpang.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, di atas kapal terdapat 68 orang penumpang yang terdiri dari 57 orang dewasa, 10 anak-anak, dan satu balita. Setelah proses evakuasi selesai, petugas melakukan pendataan ulang untuk memastikan seluruh penumpang telah dievakuasi dan tidak ada yang tercebur ke sungai.
Sejumlah kapal milik warga yang berada di sekitar lokasi kejadian turut membantu proses penyelamatan. Kapal angkut serta kapal nelayan dikerahkan untuk mengevakuasi penumpang ke kapal lain sekaligus membantu memadamkan api yang membakar kapal wisata tersebut.
Petugas Dermaga Mahakam Ilir, Nurman, memastikan seluruh penumpang selamat dan perlengkapan keselamatan di atas kapal berfungsi dengan baik.
“Jumlah penumpang sesuai manifes ada 68 orang dan semuanya berhasil diselamatkan. Alat keselamatan seperti pelampung dan life jacket tersedia,” ungkapnya.
Sementara itu, Pamapta II Polresta Samarinda, Ipda Yudiansyah, menjelaskan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari mesin genset di bagian buritan kapal.
“Kru kapal dan saksi sudah kami mintai keterangan untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelas Yudiansyah.
Pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kebakaran tersebut.
Editor: Erwin