Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud alias Hamas menyebut, diantara terobosan penting dalam rencana pembangunan tersebut adalah pengembangan infrastruktur jalan yang menjangkau Kabupaten Mahulu.
Pembukaan akses jalan ke wilayah tersebut sangat dibutuhkan mengingat selama ini keterbatasan infrastruktur masih menjadi kendala utama bagi masyarakat setempat.
“Rencana pembangunan infrastruktur hingga ke Mahulu, merupakan langkah yang baik. Artinya, pemerintah berupaya menghadirkan akses jalan yang lebih layak dibandingkan kondisi sebelumnya,” kata Hamas Senin (5/1/2026).
Keberadaan jalan yang memadai akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan mobilitas masyarakat serta kelancaran distribusi barang dan jasa. Selain itu pembangunan infrastruktur juga dinilai berperan penting dalam mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah di Kaltim.
Tidak hanya Mahulu, DPRD Kaltim juga menaruh perhatian pada pembangunan infrastruktur di Kabupaten Berau.
Gubernur Kaltim mengajak anggota DPRD dari masing-masing daerah pemilihan untuk melakukan peninjauan langsung ke lapangan guna melihat kondisi wilayah secara faktual.
“Kami diajak ke Berau, dan seluruh anggota DPRD dari daerah pemilihan kabupaten juga diajak oleh gubernur untuk meninjau langsung wilayah masing-masing,” jelas Hamas.
Keterlibatan langsung para anggota dewan dalam peninjauan lapangan merupakan bagian dari fungsi pengawasan serta upaya menyelaraskan kebijakan pembangunan daerah.
Temuan dan hasil kunjungan tersebut akan menjadi bahan evaluasi DPRD dalam menilai pelaksanaan program pembangunan yang dijalankan pemerintah provinsi. Nantinya wakil rakyat akan terus melakukan pengawasan terhadap pembangunan infrastruktur secara berkelanjutan melalui mekanisme kelembagaan dewan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai perencanaan serta kebijakan yang telah ditetapkan.
Editor: Aspian Nur