Realisasi PAD Kaltim 2025 Capai 93 Persen, Serapan APBD Masih 86 Persen
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Rahmat Surya
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltim pada tahun 2025 lalu ternyata hanya mencapai 93 persen dari target yang ditetapkan.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud usai memimpin rapat briefing awal tahun Senin (5/1/2026) pagi tadi, membahas evaluasi realisasi anggaran daerah termasuk PAD, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) serta pendapatan daerah selama tahun anggaran 2025.
Untuk realisasi PAD Kaltim pada tahun 2025 tercatat sekitar Rp9,33 Triliun dari target Rp10,03 Triliun sementara sisa kas daerah mencapai sekitar Rp788 Miliar dan realisasi belanja daerah berada di angka 86 persen. “Capaian PAD tersebut belum maksimal karena tidak berhasil mencapai target 100 persen,” jelas Rudy.
Kondisi tersebut turut memengaruhi kinerja keuangan daerah secara keseluruhan. Selain PAD rendahnya serapan anggaran APBD 2025 yang hanya mencapai 86 persen juga jadi sorotan.
Diketahui jika dihitung berdasarkan APBD Kaltim tahun 2025 sebesar Rp21 Triliun dengan tingkat serapan 86 persen, maka realisasi belanja tercatat sekitar Rp18,06 Triliun. Dengan begitu masih tersisa anggaran sebesar 14 persen atau sekitar Rp2,94 Triliun. Capaian ini tentunya menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 91 persen.
Menanggapi hal tersebut Rudy menyatakan Pemprov Kaltim telah membahas sejumlah strategi perbaikan untuk tahun 2026, diantaranya dengan melaksanakan lelang proyek sejak awal tahun, meniru pola yang diterapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Editor: Aspian Nur










