Gemerlap kembang api menghiasi langit malam, diiringi sorak kegembiraan masyarakat. Ditengah euforia tersebut, warga dan aparat juga tak lupa memanjatkan doa bagi saudara-saudara di Sumatra yang tengah dilanda musibah.
Pengamanan malam tahun baru dilakukan secara ketat oleh aparat gabungan. Kapolsek Samarinda Kota, Kompol IGN Adi Suarmita, mengatakan pihaknya menyiagakan empat pos pengamanan di sepanjang Jalan Lambung Mangkurat yang seolah jadi lautan manusia saat pergantian tahun tiba.
Setiap pos dijaga oleh sedikitnya 19 personel gabungan dari Polsek Samarinda Kota, Polresta Samarinda, hingga unsur Brimob, serta didukung unsur pemerintah dan masyarakat.
“Disepanjang Jalan Lambung Mangkurat terdapat empat pos pengamanan. Masing-masing pos diamankan minimal 19 personel kepolisian dibantu pihak lain,” kata Adi saat ditemui di Pos Pengamanan, Kamis (1/1/2026) dini hari.
Hingga melewati pukul 00.00 WITA, situasi keamanan terpantau kondusif meski terjadi kepadatan arus lalu lintas akibat masyarakat yang merayakan tahun baru dengan kembang api. “Sampai jam 12 situasi masih aman. Memang sempat padat, namun secara umum tetap terkendali,” jelas Adi.
Terkait lalu lintas, ia menjelaskan arus kendaraan sempat ditutup sementara dan dialihkan secara situasional. “Arus tetap dua arah, namun menjelang pukul 12 malam dilakukan penutupan sementara dan pengalihan satu arah menuju Sungai Pinang,” ucapnya.
Sementara Neni, warga Jalan Lambung Mangkurat, mengaku menikmati suasana malam tahun baru. “Meriah dan padat, kembang apinya indah-indah. Semoga tahun 2026 lebih baik dan semua harapan terkabul,” harap Neni.
Editor: Aspian Nur