Kerumunan warga yang sebelumnya memadati ruas jalan itu perlahan berangsur bubar usai merayakan pergantian Tahun Baru 2026. Ditengah situasi yang mulai lengang, aparat kepolisian mengamankan sejumlah pemuda yang sempat membuat gangguan dengan menyalakan dan melempar petasan ke arah jalan.
Kejadian tersebut berlangsung di kawasan perbatasan wilayah hukum Polsek Samarinda Kota dan Polsek Sungai Pinang. Meski sempat terjadi insiden kecil, secara umum perayaan malam Tahun Baru 2026 di lokasi tersebut berjalan aman dan kondusif.
Kapolsek Sungai Pinang AKP Aksaruddin Adam menjelaskan, pengamanan telah dilakukan sejak sebelum pergantian tahun dengan menempatkan personel dan pos pengamanan di sejumlah titik keramaian. “Situasi perayaan malam Tahun Baru 2026 di Jalan Lambung Mangkurat berjalan kondusif. Dari tahun ke tahun, warga memang biasa berkumpul di lokasi ini,” ujar Aksaruddin saat ditemui di pos pengamanan dini hari tadi.
Kehadiran aparat serta imbauan yang terus disampaikan membuat masyarakat bersikap kooperatif. Sekitar pukul 00.30 WITA, warga mulai meninggalkan lokasi secara tertib dan kembali ke rumah masing-masing.
“Dengan adanya pos pengamanan dan imbauan di lapangan, warga sangat bekerja sama. Mereka membubarkan diri dengan tertib,” jelasnya.
Namun Aksaruddin mengakui adanya beberapa pemuda yang diamankan karena menyalakan dan melempar petasan ke arah jalan hingga berpotensi membahayakan pengguna jalan. “Ada beberapa pemuda yang melempar petasan ke arah jalan dan mengenai masyarakat yang melintas. Itu kami amankan,” tegas Aksaruddin.
Para pemuda tersebut tidak diproses hukum, melainkan diberikan pembinaan dan imbauan agar tidak mengulangi perbuatannya. Kepolisian memastikan situasi kamtibmas pascapergantian Tahun Baru 2026 di wilayah Sungai Pinang tetap aman dan terkendali.
Editor: Aspian Nur