Api yang cepat menjalar membuat warga berhamburan keluar dan mengundang perhatian hingga petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.
Posko VI Disdamkarmat Kota Samarinda menjadi unit pertama yang menerima laporan dari warga. Tak berselang lama, personel langsung bergerak melakukan upaya pemadaman.
Penanganan kebakaran kemudian diperkuat dengan bantuan dua unit armada dari Disdamkar Posko 5 Seberang, Posko 4, dan Posko 9, serta dukungan relawan kebakaran wilayah Palaran dan relawan dari Samarinda.
Komandan Posko VI Disdamkarmat Kota Samarinda, Dedi Wahyudi, mengatakan objek kebakaran merupakan bangunan berbentuk rumah yang berada dalam satu kawasan mes.
Namun hingga proses pemadaman dan pendinginan berlangsung, pihaknya belum dapat memastikan jumlah bangunan yang terdampak.
“Yang terbakar ini mes, bentuknya rumah-rumah. Untuk jumlah pastinya masih belum bisa dipastikan karena masih dilakukan pendataan di lapangan,” ujar Dedi.
Ia menjelaskan, petugas mengalami sejumlah kendala saat penanganan kebakaran. Akses jalan menuju lokasi yang sempit menyulitkan pergerakan armada pemadam, ditambah banyaknya warga yang berkerumun di sekitar lokasi kejadian. Kondisi bangunan yang mayoritas berbahan kayu juga membuat api dengan cepat merembet.
“Kendalanya akses sempit, banyak warga menonton, dan bangunan kayu sehingga api cepat menyebar,” jelasnya.
Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam hingga api berhasil dikendalikan. Beberapa bangunan lain di lingkungan mes, termasuk rumah yang diduga digunakan sebagai pos sekuriti, turut terdampak. Sejumlah ambulans juga disiagakan sebagai langkah antisipasi.
Terkait penyebab kebakaran, Dedi menegaskan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
“Penyebabnya belum diketahui dan masih diselidiki, kemungkinan ditangani Polsek Palaran,” pungkasnya.
Editor: Erwin