Diketahui Jembatan Mahakam ditabrak kapal tongkang pengangkut kayu pada Minggu (16/2/2025) lalu, membuat fender atau besi penahan tiang jembatan rusak bahkan hilang.
Balai Besar Penanganan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur menganggap Jembatan Mahakam tidak perlu ditutup sementara meski sudah ada usulan agar hal itu dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRD Kaltim.
DPRD Kaltim kukuh dengan keinginan penutupan sementara jembatan karena bukan tanpa sebab, berkaca pada kejadian Jembatan Tenggarong Kutai Kartanegara (Kukar) yang pernah runtuh pada 26 November 2011 yang tak menutup kemungkinan hal itu juga bisa saja terjadi di Jembatan Mahakam Samarinda apabila tidak dilakukan penutupan sementara.
“Jembatan Kukar itu sudah sempat diperiksa dan dinyatakan aman tapi akhirnya rubuh, padahal ada banyak masukan masyarakat untuk ditutup karena melihat perenggangan dan pelebaran jalan pada jembatan tapi pada akhirnya ambruk kan,” sebut Ayub, sapaan akrab Husni Fahruddin kepada Korankaltim.com Jumat (21/2/2025) hari ini.
Hilangnya fender jembatan menurutnya akan semakin berbahaya apabila tidak dilakukan penutupan sementara, karena bisa saja peristiwa serupa akan terulang kembali saat kondisi fender masih belum diperbaiki.
“Sementara ini kan fender masih belum ada pasca ditabrak, artinya jika ada peristiwa serupa kapal bisa saja langsung menabrak pilar jembatan, kalau sudah begitu lebih beresiko,” tegasnya.
Seperti halnya yang terjadi dengan runtuhnya Jembatan Kukar dan tidak ada jaminan pasti pada Jembatan Mahakam, DPRD Kaltim meminta jembatan tersebut dilakukan penutupan sementara sampai dipasangnya fender atau pengaman lainnya.
“Kami nanti akan memanggil pihak-pihak yang bersangkutan kembali,” tegasnya.
Sebelumnya BBPJN Kalimantan Timur sudah melakukan rapat menindaklanjuti terkait insiden jembatan Mahakam tersebut Kamis (20/2/2025) kemarin di Kota Balikpapan dengan mengundang para pihak terkait.
Hasilnya, BBPJN memastikan kondisi jembatan tetap aman meskipun mengalami kerusakan minor. Secara rinci, pemeriksaan pada bangunan bawah dan atas jembatan yang di cek memang ada beberapa bagian yang terkelupas dan goresan pada beton, namun secara keseluruhan struktur jembatan menurut mereka tetap aman.
Editor: Aspian Nur