Menurutnya, persoalan pendidikan masih memerlukan perhatian ekstra dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, terlebih mengenai perguruan tinggi negeri yang ada di Kaltim.
"Seperti Unmul (Universitas Mulawarman) yang saat ini akreditasinya menjadi B, harusnya kita sudah beranjak menjadi Unggul, ini yang kita sebut memerlukan perhatian lebih," ucap pria yang kerap disapa Hamas, Senin (8/1/2024).
Menurut Hamas, berbicara pendidikan juga beririsan langsung dengan peningkatan mutu Sumber Daya Manusia (SDM), apalagi adanya Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim, peningkatan SDM menjadi tugas utama, agar ke depannya setelah IKN beroperasi, masyarakat Kaltim juga dapat berkontribusi langsung.
"Belakangan ini kita sedang gencar meningkatkan SDM Kaltim, ini harus didukung juga dengan sarana yang berkaitan," jelasnya.
Bergeser dari topik pendidikan, politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini turut menyinggung tentang masalah kesehatan di Kaltim. Hamas mengungkapkan tingkat stunting di Kaltim masih terbilang cukup tinggi.
"Maka dari itu, ini juga menjadi tantangan kita bersama untuk menuntaskan stunting, jika dikorelasikan, ini memiliki keterkaitan yang erat," sebutnya.
Selain itu mendorong ketahanan pangan di Kaltim menjadi tantangan serius baginya, sebab kemandirian pangan menjadi cita-cita besar Pemprov Kaltim agar mampu menopang seluruh kebutuhan masyarakat.
Editor: Maruly Z