Perwakilan masyarakat Muara Badak yang banyak berprofesi sebagai nelayan itu mengungkapkan harapan mereka agar pemerintah daerah dapat memperhatikan dan memenuhi kebutuhan mereka, terutama dalam hal fasilitas publik, seperti jalan, listrik, air bersih, dan kesehatan.
"Kami datang ke sini untuk menyuarakan aspirasi kami sebagai masyarakat Muara Badak, yang mayoritas adalah nelayan. Kami membutuhkan bantuan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hidup kami, baik dari segi ekonomi maupun sosial," kata Suryadi, salah seorang perwakilan masyarakat.
Suryadi menambahkan, salah satu masalah yang dihadapi oleh para nelayan di Muara Badak adalah minimnya sarana dan prasarana penunjang, seperti pelabuhan, pasar, dan peralatan tangkap ikan.
"Kami berharap pemerintah daerah dapat membangun infrastruktur yang dapat mendukung aktivitas kami sebagai nelayan, sehingga kami dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan kami," ujar Suryadi.
Menanggapi aspirasi tersebut, Hasanuddin Mas’ud mengapresiasi kehadiran dan partisipasi masyarakat Muara Badak dalam proses pembangunan daerah. "Kami sangat menghargai aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat Muara Badak, karena itu menunjukkan bahwa mereka peduli dan berkontribusi terhadap pembangunan Kalimantan Timur. Kami akan mendengarkan dan menindaklanjuti aspirasi mereka sesuai dengan kewenangan dan mekanisme yang berlaku," ucap Hasanuddin.
Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini juga menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah Muara Badak, guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. "Kami akan bekerja keras untuk memastikan bahwa proyek-proyek infrastruktur yang telah direncanakan dapat segera terealisasi, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Muara Badak, khususnya para nelayan," ujarnya.
Editor: Maruly Z