Dari hasil rakor itu Bapenda menargetkan pajak kendaraan bermotor bisa mencapai Rp3 Triliun di tahun 2023 ini.
Hal itu disampaikan Kepala Bapenda Kalimantan Timur Ismiati. "Juli bulan lalu kami sudah mengikuti rakor Samsat nasional di Bali, ditindaklanjuti untuk mengevaluasi bagaimana optimalisasi pembayaran pajak kendaraan bermotor, STNK dan lain-lain," ucap Ismi kepada Korankaltim.com Senin (28/8/2023).
Selain Bapenda yang terlibat dalam rakor tersebut adalah Polda Kaltim Jasa Raharja serta bank terkait guna membahas apa saja yang berkenaan dengan penghimpunan pajak kendaraan bermotor.
Inovasi juga akan terus ditingkatkan, mulai pembayaran dengan sistem aplikasi serta sistem lainnya yang mampu memudahkan masyarakat untuk membayar pajak kendaraan.
Dalam 5 tahun sebelumnya pendapatan pajak di Kaltim tidak kurang dari Rp1 Triliun sementata tahun 2023 ini dana yang terkumpul sudah mencapai Rp2,750 Triliun.
"Dana itu sudah gabungan dari pajak kendaraan bermotor dengan biaya balik nama, semoga saja bisa mencapai Rp3 Triliun," harap Ismi.
Editor: Aspian Nur