Hadi juga berpesan kepada pengurus serta seluruh anggota Pemuda Katolik menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta perbedaan suku, agama, pandangan politik, hingga latar belakang, justru dari perbedaan itu saling menguatkan satu sama lain.
Menanggapi keinginan itu, Kornelis Keladu mengatakan prioritas yang akan dikerjakan setelah ini dalam dari tahun kedepan yaitu mengambangkan 10 Komisariat Cabang (Komcab) yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Benua Etam serta mempererat jalinan komunikasi dengan setiap pengurus. "Dalam kurun waktu 6 bulan kedepan 10 kabupaten/kota akan segera kami kembangkan," kata Kornelius.
Tak hanya melakukan pengembangan internal organisasi, Pemuda Katolik juga turut berkontribusi untuk daerah pada sektor pendidikan, Keladu sapaan karibnya akan melakukan kegiatan sosial pada salah satu sekolah yang berada di daerah pinggiran kota, akan rutin di kunjungi oleh pihaknya dalam memberikan pembelajaran pada satuan pendidikan itu. "Ada sekolah di daerah Berambai, akan kami kunjungi setiap minggu dua kali kami berikan pembelajaran terutama baca dan menulis," ungkapnya.
Tak hanya itu pihaknya juga sudah bekerja sama dengan Dinas Sosial Kaltim dalam hal ini diberikan pelatihan terkait situasi tanggap bencana, agar kemudian Pemuda Katolik Komda Kaltim juga dapat berkontribusi dalam situasi daerah saat diterjang bencana alam.
Ditegaskannya, Pemuda Katolik Komda Kaltim akan membangun mitra kerja kepada instansi kepemerintahan yang berkaitan dengan sosial dan kepemudaan.
Sebagai informasi, Pemuda Katolik Komda Kaltim sudah berdiri sejak 1992, kemudian berjalannya waktu, pada 2016 silam disebutkan oleh Kladu sempat mengalami kevakuman, 4 tahun berjalan, pada 2020 pihaknya berniat untuk kembali menghidupkan serta mengembangkan organisasi tersebut.
Penulis : Claudius Vico
Editor: Aspian Nur