Ia menegaskan, informasi yang beredar lebih banyak diperoleh melalui pemberitaan media, bukan dari forum internal partai.
“Sejauh ini belum ada pembahasan di forum fraksi. Kami justru lebih banyak mengetahui dari pemberitaan media,” ujarnya belum lama ini.
Meski belum ada pembahasan formal, Salehuddin mengaku Partai Golkar tetap mengikuti dan mencermati berbagai dinamika yang muncul di tengah masyarakat, termasuk aspirasi publik terkait isu yang sedang berkembang.
Menurutnya, setiap masukan dari masyarakat akan menjadi bagian dari catatan dan pertimbangan partai dalam melihat situasi politik yang ada.
“Semua aspirasi tentu menjadi catatan bagi partai,” terangnya.
Salehuddin menambahkan, perkembangan isu KKN dan wacana pergantian pimpinan DPRD Kaltim masih berada pada tahap dinamika politik dan opini publik.
Editor: Erwin