Selain tiga nama bacagub tersebut, lanjut dia, ada juga dua nama bakal calon wakil gubernur (Bacawagub) PAN yang dikirim ke DPP. “Ada Andi Sofyan Hasdam dan Makmur HAPK,” beber pria berkacamata ini.
Ketua Komisi I DPRD Kaltim ini menyebut, ketiga nama bacagub dan dua nama bacawagub tersebut muncul berdasarkan penggodokan yang dilakukan oleh tim pilkada PAN Kaltim.
Bagi dia, nama tersebut diputuskan untuk dikirim ke DPP, karena dilihat dari peluang menangnya, komunikasi politiknya, dukungan parpolnya serta komitmennya terhadap partai. “Salah satunya itu menjadi pertimbangan kita memilih nama-nama tersebut,” sebutnya.
Diakuinya, keempat kader PAN yang mendaftar sebagai bacawagub, yakni PAN, Waries Husein, H Ambo Dalle, Dwianto Purnomo Sidik dan Erwin Isarudin tidak masuk dalam daftar nama yang dikirim ke DPP karena disebabkan berbagai macam pertimbangan.
“Kita tidak memasukkan kader kita, yakni Erwin karena dia sudah mendaftarkan diri sebagai wakil bupati PPU. Sementara, Ambo Dalle, Waries, dan Dwianto mengurungkan niat atau belum siap maju di Pilgub,” tutupnya.
Selain itu, PAN Kaltim juga mengirim empat nama bakal calon bupati (Bacabup) dan bakal calon wakil bupati (Bacawabup) Penajam Paser Utara (PPU) ke DPP.
“Dua di antarnya bacabup, Donna dan Mustakin, sementara bacawabupnya dari kader kita yakni Erwin Isaruddin dan Hamdan,” kata Ketua Fraksi PAN DPRD Kaltim, Muspandi.
“Paling lambat Desember 2017 surat keputusan penetapan bacabup dan bacawabup di PPU sudah keluar,” tambahnya. (sab)