Memasuki hari ke-8 pada Rabu (2/9/2024), paslon 01 melaksanakan kampanye dengan melakukan sowan ke masyarakat di daerah Kecamatan Muara Jawa. Dihadiri ratusan masyarakat terdiri dari kelompok tani, kelompok janda hingga penggiat UMKM, mereka semua antusias dan riang gembira menerima Edi Damansyah hadir diantara mereka.
Pada kesempatan itu Edi menyampaikan salah satu, program yakni Terimakasih Guru Ngajiku merupakan turunan dari Gerakan Etam Mengaji (Gema) yang akan mengakomodir seluruh lapisan terkait tak terkecuali guru ngaji.
Bagi paslon 01 Edi Damansyah selaku calon bupati, hal ini perlu diperhatikan karena selama ini yang nampak adalah keberhasilan murid mengaji, tanpa melihat sosok guru yang mengajarkannya mengaji.
“Kami menciptakan terimakasih guru ngajiku, salah satunya kalau ada anak yang berhasil yang ditanya orang tuanya siapa? Tidak ada yang bertanya siapa guru ngajinya, berangkat dari itu kami cipatkan program Terimakasih Guru Ngajiku, ada insentif untuk mereka, dan insya Allah nanti guru ngaji diberangkatkan umroh,” ucap Edi dengan lantang.
Kata Edi, mengingat Kukar selalu mencipatkan bibit berkualitas saat ajang Musabaqah Tilawatil Al Qur'an (MTQ), baik tingkat Regional maupun Nasional kafilah Kukar selalu berhasil membawa Juara.
Keberhasilan ini karena program Gema bukan hanya diberlakukan kepada masyarakat luas tetapi telah menjamah seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terlebih ada beasiswa juga turut diberikan kepada anak pondok pesantren ataupun program satu Desa satu tahfidz.
“Gema itu salah satu indikator enam tahun berturut-turut, Kukar telah juara umum tingkat Provinsi, capaian ini tidak terlepas dari pola pembinaan kita,” ungkapnya.
Melalui program Terimakasih Guru Ngajiku merupakan pembinaan secara stuktural, dan penghargaan bagi guru mengaji yang telah mengabdi dengan sukarela dan mendidik anak hingga dapat mengaji.
“Saya selalu ingatkan jajaran, tidak ada keberhasilan prestasi kita capai jika tanpa pembinaan, terbukti kafilah kita berhasil juara di MTQ Nasional,” tutupnya. (*/)