Kota Beriman menjadi kota pertama yang dikunjungi Ganjar bersama rombongan yang langsung mengawali dengan blusukan ke Pasar Baru di Jalan Jendral Sudirman, Balikpapan Kota.
Di pasar tersebut, Ganjar berdialog dengan sejumlah pengemudi ojol dan pedagang. Sejumlah keluhan pun dilontarkan, mulai dari tingginya harga cabai hingga sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di Balikpapan.
Muhammad Wahid, seorang ojol mengatakan sudah lebih dari sebulan sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Balikpapan kerap terlihat pemandangan antrean kendaraan. Pemandangan itu membuatnya resah karena panjangnya antrean pembelian BBM jenis Pertalite.
"Beliau mau mengecek apa saja keluhan kami, terutama bensin ini, hampir semua SPBU di Balikpapan itu antre semua," kata Wahid kepada Korankaltim.com siang tadi selepas menyampaikan keluhannya.
Tak jarang, Wahid bersama rekannya pun memilih beralih dengan mengisi Pertamax. "Kalau pom bensin menaikkan itu andaikan gak antre kan nyaman itu, kadang saya malah beli pertamax karena gak antre," ucapnya.
Ganjar Pranowo dalam setiap kunjungannya pun kerap menemui keluhan yang sama, terutama persoalan BBM yang juga turut dikeluhkan warga saat ia melakukan kampanye politiknya di Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan saat ini di Balikpapan.
Menurutnya, mereka yang memiliki kebijakan baik itu Pertamina maupun pemerintah daerah dan pusat sangat diharuskan untuk merespon setiap keluhan yang dialami masyarakat saat ini untuk mendapatkan BBM.
"Kota ini (Balikpapan) adalah penghasil minyak, maka rasa-rasanya kembali lagi, distribusinya, stoknya, kebutuhannya harus menjadi perhatian. Nanti kalau lewat, saya mau cek kondisinya seperti apa," ujar Ganjar.
Selain itu Ganjar dalam tournya di Kaltim juga akan melakukan pertemuan dengan tim dan relawan Ganjar - Mahfud untuk menyempurkan strategi pemenangan Pilpres 2024 mendatang. "saya ingin mendengarkan problem yang muncul agar bisa menyempurnakan program dari Ganjar-Mahfud dan memberikan motivasi," pungkasnya.
Editor: Aspian Nur