Golkar Kaltim Minta Kader Tak Terprovokasi Isu Munaslub, Rudy: Fokus Menang Pemilu
2 menit baca448 kali dibaca

Penulis: Faishal Ays
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Ketua Dewan Pimpiann Daerah (DPD) Partai Golkar Kalimantan Timur Rudy Mas'ud mengingatkan seluruh kadernya untuk tak terprovokasi dengan berita atau isu-isu yang berkaitan dengan musyawarah nasional luar biasa (Munaslub).
Menurutnya, dukungan seluruh DPD Partai Golkar se-Indonesia terhadap kepemimpinan Ketua Umum Airlangga Hartarto mutlak kesolidannya.
"Dalam kubu Golkar, saya rasa masalah yang ada hanyalah masalah kecil. Partai Golkar merupakan partai besar dan terorganisasi dengan baik, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh berita-berita seperti ini, tentu tidak mudah terprovokasi," tegas Harum sapaannya, Jumat (28/7/2023).
Ia menyoroti sifat Airlangga Hartarto yang menjunjung tinggi hukum. Hal itu dibuktikan dengan kehadiran Airlangga di Kejaksaan Agung memenuhi panggilan untuk memberikan keterangan.
Tak dapat dipungkiri, tugas Airlangga sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian bukanlah tugas yang mudah sehingga ia menaruh apresiasi tinggi atas kinerja ketua umumnya tersebut.
Dalam pandangan Harum, sulit untuk menemukan pemimpin dengan kapasitas dan kemampuan seperti Airlangga. Pengakuan ini menegaskan Airlangga merupakan sosok pemimpin yang bisa diandalkan untuk membawa Partai Golkar dan bangsa ini melangkah maju dalam menghadapi berbagai tantangan.
Dukungan yang solid dari seluruh DPD Partai Golkar di Indonesia menunjukkan keyakinan Airlangga mampu menjalankan amanahnya dengan baik dan menjadi pilar kuat dalam memimpin partai sekaligus negara.
“Semoga dengan kepemimpinannya, Partai Golkar dapat terus berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa demi kesejahteraan rakyat,” harapnya.
Disebutkan Harum daripada memikirkan terkait Munaslub justru lebih baik fokus pada pemenangan pemilu yang kini tinggal enam bulan lagi.
"Tupoksi Golkar adalah untuk memenangkan kontestasi puncak perpolitikan pemilu baik Pileg, Pilpres maupun Pilkada," tegas Harum.
Sebagai informasi, sebelumnya mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham menyuarakan desakan agar Airlangga Hartarto mundur dari jabatan Ketua Umum Golkar.
Idrus meminta para pengurus daerah Golkar tak takut untuk mengganti Airlangga dari kursi ketua umum partai. Ia menilai para kader partai Golkar harus menyadari ada banyaknya kasus yang diduga melibatkan Airlangga beberapa waktu terakhir.
"Enggak usah takut DPD I itu kalau ketua umumnya diganti, yang penting ada tidak kesadaran besar untuk melihat ada kasus-kasus yang mengaitkan ketum," ujar Idrus di Jakarta, Kamis (27/7/2023) kemarin.
Editor: Aspian Nur










