Terkait hal ini, Sekretaris DPW NasDem Kaltim Fatimah Asyari menegaskan mereka satu komando dengan keputusan DPP Nasdem. "Apapun keputusan DPP maka sebagai bagian komponen dari Partai Nasdem, DPW Partai NasDem Kaltim tunduk taat dan akan berjuang bersama untuk memenangkan figur yang diusung," tegas Fatimah kepada Korankaltim.com Selasa (4/10/2022) siang tadi.
Nama Anies tak muncul begitu saja tanpa informasi menyeluruh kepada kader yang ada di tatanan DPW maupun DPD. Fatimah menjelaskan sebelumnya NasDem sendiri telah merekomendasikan 3 nama yang akan dijadikan sebagai calon orang nomor satu di Indonesia yaitu Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Andika Perkasa pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Juni 2022 lalu, yang kemudian 4 bulan berselang dideklarasikan nama Anies Baswedan yang terpilih diusung oleh Partai NasDem. "Jadi prosesnya juga telah melalui prosedur seperti berdasarkan hasil survei dan Rakernas," jelas Fatimah.
Disinggung mengenai tidak sepakatnya sejumlah kader atas deklarasi Anies Baswedan hingga menyatakan sikap keluar dari partai itu seperti pengurus ditingkat DPP, Fatimah menegaskan sejauh ini belum ada kader yang melakukan hal serupa. "Sampai saat ini belum ada yang mengundurkan diri karena putusan partai mengusung pak Anies Baswedan," ucapnya
Untuk menindaklanjuti hal itu pihaknya tentu akan mempersiapkan sejumlah kerja-kerja politik untuk dapat mencapai target pada Pemilu 2024 mendatang.
Penulis : Claudius Vico
Editor: Aspian Nur