Hadi Mulyadi menyampaikan program ini sejatinya meneruskan canangan gerakan Gelora tanam 10 juta pohon di seluruh Indonesia. Program ini diluncurkan karena kesadaran kondisi dunia terancam perubahan iklim diakibatkan pemanasan global, yang nantinya akan memberikan dampak buruk kepada kehidupan manusia.
"Ini adalah program nasional yang akan dilakukan hingga satu tahun ke depan," ucap Hadi kepada Korankaltim.com, melalui pernyataan tertulisnya, Senin (29/11/2021).
Hadi menyebut program ini sebagai wujud dimulainya gerakan perlawanan terhadap perubahan iklim dengan langkah nyata yang bisa dilakukan semua orang, yaitu menanam pohon, karenanya mereka melakukan penanaman pohon sebanyak 10 juta pohon.
"Untuk yang perdana kami tanam 350 pohon. Penanaman pohon dalam jumlah besar akan dilakukan pada penanaman berikutnya dengan melibatkan berbagai kalangan mulai pelajar, mahasiswa, komunitas pemuda, komunitas peduli lingkungan, paguyuban, LSM dan berbagai kalangan masyarakat lainnya," urainya.
Khusus di Kaltim setiap kader Gelora dihimbau untuk menanam minimal 25 pohon yang ditanam dilingkungan rumahnya. Dengan adanya gerakan ini, diharapkan bisa berkontribusi memperbaiki ekosistem bumi dan melawan perubahan Iklim.
Menurut Wakil Gubernur Kaltim ini kondisi lingkungan global sudah sangat mengkhawatirkan, suhu udara dunia lebih hangat 1 derajat celcius dibanding masa pra industri, padahal batas maksimal agar tidak terjadi perubahan iklim maksimal peningkatan suhu bumi 1,5 derajat celcius, sehingga gerakan ini perlu dilakukan dengan segera.
“Jangan ditunda lagi, kita harus bergerak bersama, bahwa ancaman lingkungan ini bukan cuma persoalan masa depan, tapi juga persoalan hari ini. Pemanasan global telah membuat bumi kita lebih panas dari hari kehari tentu sangat berbahaya, kita harus melangkah demi anak cucu kita," tegas Hadi.
Terdapat 12 jenis bibit pohon dan buah yang ditanam seperti durian, mangga, rambutan, kelengkeng, pulai, jambu agung, jambu kristal, serta lainnya.
Selain melakukan penanaman Gelora Kaltim juga memberikan paket sembako ke warga sekitar Desa Muang Ilir sebagai wujud silaturahmi kepada masyarakat di acara tersebut.
Penulis : Faishal Ays
Editor : Bambang Irawan