"Pilkada serentak merupakan momentum untuk membangun mekanisme kelembagaan partai di dalam menghasilkan pemimpin yang mumpuni, pemimpin yang baik, pemimpin yang ideologis dan punya jiwa kerakyatan itu," kata Hasto.
Selain itu Megawati juga menaruh perhatian khusus terhadap kelembagaan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang dibentuk Megawati, demikian halnya dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). "Aspek-aspek meteorologi dan geofisika klimatalogi dan juga bagaimana kesiapsiagaan kita di dalam mencegah bencana melalui kebijakan menjadi perhatian yang sangat khusus," ujarnya seperti diwartakan cnnindonesia.com.
Karena pentingnya pembahasan materi-materi tersebut, sehingga Megawati dan Kepala Situation Room PDIP, Prananda Prabowo memantau dari belakang. Kemudian, ketika waktunya habis, forum memberikan waktu tambahan bagi peserta untuk membahas materi yang strategis tersebut.
Peserta Rakernas merasa sadar memang kita tinggal di daerah rawan bencana.
"Ibu Megawati juga terus memantau bahkan sesuai dengan pidato politik ibu ketua umum pada saat pembukaan rakernas, disiplin langsung diterapkan. Mereka yang tidak menjalankan instruksi ketum instruksi partai langsung diberikan sanksi," pungkas Hasto. (*)