Mengusung slogan Samarinda Juara, Viktor justru mendapat pekerjaan rumah alih-alih diberi rekomendasi. "Saya mendapat PR yang bagus untuk melengkapi infrastruktur partai sampai ke anak ranting," kata Viktor.
Namun demikian, ia mengaku tetap optimis bisa mendapat restu dari DPP melalui mekanisme partai. "Optimis harus, tapi yang saya syukuri saya bisa bersama Sekjen. Sekian tahun saya jabat Ketua DPC Samarinda saya belum pernah punya kesempatan seperti ini. Itu saja saya sukuri, apalagi bisa diberi rekomendasi," paparnya.
Sementara Hinca Panjaitan mengatakan ia menekan kepada para Ketua DPD dan DPC, sebelum menyatakan siap maju atau mendorong kadernya, agar memastikan infrastruktur dan mesin partai tersedia dan dalam kondisi siap bekerja.
"Partai Demokrat di Samarinda tidak bisa maju sendiri. Masih butuh 4 kursi lagi. Apalagi kami bilang yes yes yes tapi besok tidak ada kapal nya, karena itu Viktor sebagai ketua DPC bekerjasama dengan Ketua DPD, dibantu full harus melakukan lobi lobi politk kepada partai sahabat agar genap menjadi minimal 9," tegas Hinca.
Namun Hinca mengaku bangga atas keberanian Viktor menyatakan maju. Selanjutnya, kata dia ia meugaskan Viktor bersama DPD Demokrat Kaltim untuk lakukan komunikasi poltik. Sambil menyiapkan seluruh infrastruktur partai dan menaikan elektabilitas dengan cara baik.
Ditanya kepastian restu DPP kepada Viktor, Hinca meminta semua bersabar. Pasalnya mekanisme penjaringan dan segala hal berkaitan dengan Pilkada serentak 2020 baru akan di umumkan dalam Peraturan Organisasi (PO) pada 9 September mendatang.
"Sabar dulu, semua ada tahapannya. Tapi catat, Partai Demokrat dibuat untuk kadernya dan kami mau menang. Kami kasih pun hari ini ke dia tapi besok nda dapat partainya mau ditaro mana ini muka. Intinya Demokrat di Kaltim siap menghadapi Pilkada. Siap berdialog, siap melakukan apa saja untuk menjemput kemenangan," tutup Hinca. [*]
Penulis : Rusdi
Editor: Aspian Nur