“Syarat saya maju Pilkada Kukar harus dengan Haji Alung. Itu harga mati. Walaupun banyak orang (tokoh, Red) punya potensi di Kukar,” tegas Demmu.
Dia mengaku memiliki banyak pertimbangan kenapa harus bergandengan dengan politisi Golkar itu. Demmu melihat H Alung enak diajak ngobrol dan paham mengenai permasalahan. Demmu benar-benar merasa cocok dengan Alung. “Intinya ada kecocokan,” ungkap Demmu.
Bahkan, Demmu mengaku sering ngobrol atau diskusi dengan H Alung mengenai Pilkada Kukar 2020. “Kalau kami berjodoh, kami akan bekerja untuk rakyat,” tambahnya.
Meski keinginanya maju Pilkada Kukar harus berpasangan H Alung, langkah Demmu tidak akan berjalan mulus tanpa restu dari PAN.
“Kalau partai yang tunjuk enggak bisa lagi kita mengelak. Namanya kader harus siap,” cetus Demmu.
Untuk komunikasi partai koalisi, Demmu menyerahkanya ke DPD PAN Kukar.
Sebelumnya, Ketua DPRD Kaltim, HM Syahrun menyatakan kesiapanya untuk maju di Pilbup Kukar jika diberi mandat oleh partai.
Penulis: */Sabri
Editor: M. Huldi