Ngaku Punya Modal Studi Banjir di Korsel, Sekretaris KPU Kaltim Incar Kursi Wali Kota
1 menit baca609 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA-- Sejumlah figur kini dikait-kaitkan dengan perhelatan Pemilihan Wali Kota Samarinda 2020. Ada yang sudah terang-terangan siap maju, ada yang pula yang masih 'malu-malu'.
Satu figur yang sudah terang-terangan menyatakan ingin ikut dalam Pilwali Samarinda adalah sosok Sekretaris KPU Kaltim Syarifuddin Rusli.
"Saya sudah mempersiapkan diri sejak awal dan ini menyangkut kepentingan orang banyak. Saya tidak akan main-main jika terpilih nanti," ujar Syarifuddin Rusli saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (31/5).
Syarifuddin juga menyampaikan, keinginan untuk menjadi wali kota sudah ada sejak dirinya masih berada di bangku pendidikan. Akan tetapi impiannya sirna, pasalnya dulu mendapatkan tanggung jawab besar sebagai Aparatul Sipil Negara (ASN).
Perjalanan karir yang hampir 40 tahun mengabdi menjadi pegawai negeri, diakui Syarifuddin, membuat banyak bertemu dengan orang baru, permasalahan baru, dan cara-cara baru untuk mengatasi permasalahan yang ada.
"Pengalaman itu sangat berguna dan memberikan keberanian saya untuk maju dalam pemilihan wali kota," tegasnya.
Lebih lanjut, jika terpilih menjadi wali kota, Syafruddin akan membenahi permasalahan yang ada di Kota Samarinda. Salah satunya, penanggulangan banjir.
"Beberapa tahun lalu saya ke Korea Selatan, di sana saya mempelajari bagaimana drainase yang baik untuk diterapkan di Samarinda," ucapnya.
Syarifuddin Rusli sendiri akan memasuki massa pensiunnya pada 1 Agustus 2019. Pria yang akrab disapa Ambi, kelahiran Samarinda 16 Januari 1959 itu sudah mengabdi sebagai ASN selama 38 tahun.
Penulis: */nita
Editor: M.Huldi










