Penyerahan dokumen tersebut dilaksanakan di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong, Jumat (10/8). Perwakilan Pertamina langsung menyerahkan data tersebut ke KPU.
Hanya saja, kata Junaidi, data itu masih perlu diperbaiki, karena sekitar 50 persen karyawan PHM belum terdata sepenuhnya.
Selain itu KPU juga mesti melakukan verifikasi karena kemungkinan karyawan PHM yang berdomisili di Kecamatan Anggana, Muara Jawa dan Samboja akan dikeluarkan dari data yang diserahkan PHM. Khawatirnya terjadi daftar ganda, ada kemungkinan pekerja PHM telah terdata di kecamatan atau tempat asal masing-masing.
“Meski kami masukkan dalam sistem, itu juga akan terdeteksi (Ditolak). Jadi daripada kerja dua kali mending dikeluarkan saja,” tegasnya.
Selain itu, Junaidi mengaku jumlah daftar pemilih sementara (DPS) Kukar mencapai 477 ribu lebih. Ketika ditetapkan menjadi DPT pada 20 Agustus ini jumlah tersebut bisa saja bertambah. Untuk itu PPS diharapkan mendata serius paling lambat hingga 12 Agustus, kemudian di PPK hingga penetapan di KPU. (ami)