Kaspul Anwar yang dihubungi media ini mengaku mengundurkan sebagai bakal calon anggota DPD RI karena ingin maju sebagai bakal calon anggota DPR RI dari PKB.
“Saya memilih DPR RI karena ruang gerak lebih luas untuk menyuarakan aspirasi rakyat Kaltim melalui DPR RI. Sementara kalau maju DPD RI, hanya bisa menyampaikan aspirasi ke pusat. Kita tidak punya hak untuk menyuarakan anggaran,” kata Kaspul.
“Dan maju DPR RI karena porsi kursi DPR untuk Kaltim lebih banyak, yakni delapan kursi, sementara DPD RI dapil Kaltim hanya empat kursi,”sambungnya.
Kaspul yang juga mantan Anggota DPRD Kota Samarinda ini mengaku tidak akan takut bersaing dengan adanya tokoh besar yang maju sebagai Anggota DPR RI dapil Kaltim. Seperti Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, mantan calon Gubernur Kaltim Andi Sofyan Hasdam, Anggota DPR RI Bambang Susilo, Anggota DPR RI Hetifah Sjaifudian, Awang Dharma Bakti (mantan Wali Kota Bontang), mantan paslon Gubernur Kaltim Rusmadi dan Syafaruddin, serta sejumlah nama lainnya. “Saya tidak takut dengan adannya tokoh-tokoh tersebut untuk bertarung memperebutkan kursi DPR RI,” tantang Kaspul.
“Bahkan kita (PKB, Red) senang banyak tokoh Kaltim yang ingin tampil di Kaltim melalui DPR RI. Dan saya berharap caleg PKB bisa masuk menjadi anggota DPR RI,” tambahnya. (sab)