Meski sudah menentukan lokasi debat, KPU belum memastikan siaran televisi lokal mana yang akan dijadikan partner siaran debat. Rencanaya debat akan disiarkan secara live agar seluruh warga Kaltim bisa menyaksikan bersama.
“Belum ada yang pasti. Namun kami akan pakai TV lokal. Harapan kami semua TV lokal bisa terlibat untuk mensukseskan perhelatan Pilgub Kaltim,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur Intelkam Polda Kaltim Kombes Wawan mengatakan, terpilihnya Kota Minyak-sebutan lain Kota Balikpapan - sebagai lokasi untuk debat publik untuk mengantisipasi membludaknya massa, sehingga dicarikan tempat yang lebih aman.
“Kami tawarkan Gedung Kesenian Balikpapan sebagai tempat debat publik nanti. Selain tempat parkirnya luas dan demi keamanan saya kira tempat tersebut cocok untuk kegiatan nanti,” katanya.
“Demi tertibnya kegiatan, yang harus disepakati adalah jumlah undangan yang masuk di ke arena debat. Ini sangat penting untuk tertibnya acara,” tambahnya.
Terpisah, Anggota Komisioner Bawaslu Kaltim, Galeh Akbar Tanjung tidak mempermasalahkan lokasi debat, namun yang pasti kata dia acara bisa berjalan baik dan sukses. Kata dia, untuk keamanan Bawaslu Kaltim menyerahkan kepada pihak kepolisian. (sab)