Wawasan Pemilu Masyarakat Kaltim Rendah
1 menit baca837 kali dibaca

SAMARINDA - Kepala Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim SAIPUL menyebut tingkat wawasan Pemilihan Umum (Pemilu) masyarakat Kaltim masih tergolong rendah. Indikasinya, adalah masih banyaknya kasus pelanggaran kampanye maupun pemilu yang terjadi dalam kurun waktu dua bulan masa kampanye, baik di Pemilihan Gubernur Kaltim, maupun Pemilihan Bupati Penajam Paser Utara (PPU).
Selama kurun waktu terebut, sedikitnya ada 48 kasus yang ditangani oleh Bawaslu Kaltim, dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di kabupaten/kota se-Kaltim. Pelanggaran tersebut, kata Syaiful, terjadi dalam hal-hal yang cenderung dapat dilihat dengan mudah. “Tapi kesadaran masyarakat untuk melapor juga masih rendah,” ujarnya.










