“Saya Mundur untuk Menghindari Fitnah”
1 menit baca4.176 kali dibaca

SAMARINDA – Yusran Aspar memilih mengundurkan diri sebagai Ketua DPD Gerindra Kaltim. Keputusan ini diambil setelah keluarnya rekomendasi Ketum Gerindra Prabowo Subiantu yang mencalonkan Isran Noor-Hadi Mulyadi di Pilgub Kaltim.
“Saya memang sudah mundur jadi ketua DPD Gerindra Kaltim dan suratnya sudah saya buat,” kata Yusran saat dihubungi media ini, Senin (1/1).
Menurut Bupati Penajam Paser Utara ini, ia mundur sebagai nahkoda Gerindra Kaltim semata-mata untuk memudahkan Isran yang sudah direkomendasikan oleh Parabowo sebagai Cagub Kaltim.
“Penguduran diri saya ini juga untuk menghindari fitnah dan tudingan negatif sepihak yang mungkin timbul sehubungan dengan keingainan saya untuk maju sebagai kandidat calon gubernur Kaltim dari Gerindra,” tambahnya.
Yusran mengaku, surat pengunduran tersebut akan dilayangkan ke alamat masing masing, DPP, DPC dan DPC Gerindra. “Kalau tidak ada halangan, besok (hari ini, Red) akan saya kirim,” terang Yusran.
Meski sudah mengundurkan diri, Yusran mengaku akan tetap maju di Pilgub Kaltim jika ada partai yang memilihnya untuk berlaga di pemilihan lima tahunan tersebut.
“Kita lihat dulu keadaan, tetap maju atau gimana. Langkah, jodoh, rejeki, maut itu urusan tuhan. Kalau ada langkah maju, tapi kalau enggak ada, ya saya pensiun,” ujar Yusran. (sab)










