Pengganti Dodi Dituding Palsukan Identitas
2 menit baca2.188 kali dibaca
SAMARINDA – Diduga memalsukan identitas pada pendaftaran calon legeslatif DPRD Provinsi Kaltim periode 2014-2019, Sem Karta, calon Penganti Antarwaktu (PAW) Dodi Rondonuwu yang terbelit kasus dugaan korupsi berjamaah DPRD Bontang periode 2004-2009 dilaporkan ke DPD PDIP Kaltim.
Diketahui, Dodi masuk daerah pemilihan Kalimantan Timur 5 (Bontang, Kutim dan Berau) dari Partai PDIP Kaltim.
Dalam surat 341/IN/DPC.13.05-B/XII/2017 yang ditembuskan ke KPU Provinsi dan ditandatangani langsung oleh Ketua DPC PDIP Kutim Agiel Suwarno, memohon klarifikasi kebenaran perbedaan data antara dokumen yang ada pada form DCI dengan KTP-el dan KTA yang bersangkutan.
Di mana di dalam isi surat tersebut, membenarkan jika berdasarkan perhitungan perolehan suara Provinsi Katim (Form DCI DPRD Provinsi) Dapil Kaltim 5, caleg dengan perolehan suara terbanyak setelah Dody Rondonuwu dan Safuad adalah nomor urut 11 Sem Karaeng Tasik.
Namun berdasarkan data yang ada pada KTP-el dan KTA DPC PDI Perjuangan Kutim orang tersebut terdaftar atas nama Sem Karta.
“Karena adanya perbedaan itu, kami (DPC PDIP Kutim) berkirim surat ke DPD PDIP Kaltim yang ditembuskan ke KPU Kaltim untuk dimintai klarifikasi terkait adanya perbedaan nama identitas,” kata sumber terpercaya dari pengurus DPC PDIP Kutim ini, yang enggan menyebutkan namanya.
Selain itu, pihaknya berharap dengan adanya surat yang dikirim ke provinsi untuk meminta klarifikasi terkait adanya perbedaan identitas, pihaknya berharap agar sekiranya DPD PDIP dan KPU Kaltim bisa segera memberikan penjelasan terkait adanya perbedaan nama tersebut.
“Kita berharap segera ada penjelasan, apakah perbedaan nama identitas tersebut timbul diakibatkan adanya kesalahan penulisan administrasi atau ada dugaan pemalsuan identitas saat mencalonkan sebagai Anggota DPRD Kaltim pada 2014 lalu,” tandasnya.
Terkait itu, Ketua Fraksi PDIP Kaltim, Veriana Huraq Wang mengaku belum mengetahui adanya indikasi pemalsuan nama tersebut.
“Saya kurang tahu. Kalau memang dia memalsukan nama, tidak mungkin dong dia jadi calon legislatif lolos verifikasi di KPU,”kata Veri-sapaan akrabnya kepada media ini, Rabu (27/12) di DPRD Kaltim.
Dia mengaku PAW Dodi saat ini sedang diproses dan Sem Karta adalah penggantinya. (sab)










