Tillman memastikan kemenangan negaranya saat ia mencetak gol melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti pada menit ke-82; bola hasil tembakannya sempat mengenai tangan kiper Nikola Vasilj sebelum masuk ke gawang.
Hasil ini menjadi kemenangan kedua AS di babak gugur Piala Dunia. Sebelumnya AS pernah mencapai semi final pada turnamen pertama tahun 1930, 96 tahun silam, setelah menjuarai grup dan memenangkan pertandingan babak 16 Besar melawan Meksiko pada tahun 2002 atau 24 tahun lalu.
Kemenangan atas Bosnia di babak 32 besar turnamen yang formatnya diperluas tahun ini membuka jalan bagi pertandingan di Seattle melawan Belgia, dimana AS berharap bisa melaju jauh di kandang sendiri.
Pertandingan ini digelar kurang dari 20 mil dari lokasi laga fase gugur pertama AS di era modern, saat tim Amerika kalah 1-0 dari tim yang jauh lebih diunggulkan, Brasil, di Stadion Stanford pada tahun 1994.
Kali ini, untuk pertama kalinya dalam catatan sejarah, AS justru lebih diunggulkan dalam pertandingan fase gugur. Mereka tidak mengecewakan banyaknya pendukung yang mengenakan atribut merah-putih-biru di Stadion Levi’s, yang terus meneriakkan "U-S-A! U-S-A!" di menit-menit akhir pertandingan.
Kemenangan ini memutus rentetan 10 kekalahan beruntun AS saat menghadapi tim-tim Eropa, yang dimulai sejak hasil imbang melawan Inggris di Piala Dunia 2022. Ini juga menjadi kemenangan pertama AS atas tim Eropa di Piala Dunia sejak mengalahkan Portugal pada laga pembuka tahun 2002.
Sebelumnya, mereka gagal meraih kemenangan dalam 13 pertemuan berturut-turut melawan tim Eropa di Piala Dunia, termasuk kekalahan 2-1 lewat perpanjangan waktu dari Belgia di babak 16 besar tahun 2014.
Gol Balogun sendiri hanya terpaut satu gol dari rekor pemain putra AS dalam satu edisi Piala Dunia yang dicetak oleh Bert Patenaude pada tahun 1930. Ia merayakannya dengan gaya khas selebrasi "Silencer" milik LeBron James, yang mendapat respons positif dari sang "King James" sendiri.
Balogun nyaris mencetak gol lagi di masa tambahan waktu, namun tembakan jarak dekatnya membentur mistar gawang dan keluar lapangan.
Keikutsertaan kedua Bosnia di Piala Dunia terbilang sukses, ditandai dengan hasil imbang melawan Kanada pada laga pembuka serta kemenangan atas Qatar yang membantu tim tersebut melaju ke babak gugur untuk pertama kalinya.
Editor: Aspian Nur