Pemain internasional Prancis berusia 30 tahun itu merupakan pemain pengganti yang tidak dimainkan namun dipilih secara acak untuk menjalani tes narkoba pasca pertandingan.
Jika terbukti bersalah menggunakan doping, Pogba bisa menghadapi larangan bermain antara dua hingga empat tahun. "Juventus Football Club mengumumkan pesepakbola Paul Labile Pogba menerima perintah skorsing pencegahan dari Pengadilan Anti-Doping Nasional menyusul hasil tes yang dilakukan pada 20 Agustus 2023 lalu,” kata manajemen Juventus. "Klub berhak untuk mempertimbangkan langkah-langkah prosedural selanjutnya,” sebut mereka lagi.
Nado mengatakan Pogba telah melanggar peraturan anti-doping ketika mereka menemukan zat terlarang metabolit testosteron non-endogen dan hasilnya konsisten dengan asal eksogen dari senyawa target. Testosteron adalah hormon yang meningkatkan daya tahan tubuh para atlet.
Pogba memiliki waktu tiga hari untuk memberikan analisis tandingan atas hasil tersebut kepada Nado.
Seperti diketahui, Juventus mengontrak kembali Pogba dengan kontrak empat tahun pada Juli 2022 setelah sang pemain habis masa kontraknya di Manchester United dan pergi sebagai pemain bebas agen.
Namun, kembalinya Pogba ke Turin telah dihantui oleh masalah cedera yang terus-menerus yang juga membuatnya absen di Piala Dunia tahun lalu di Qatar.
Pogba sudah bermain selama 51 menit sebagai pemain pengganti pada musim ini, saat menghadapi Bologna dan Empoli.
Musim lalu, ia mencatatkan 108 menit dalam enam laga Serie A, tiga penampilan singkat dan satu asis di Europa League, serta 11 menit di Coppa Italia - total 162 menit tanpa gol.
Masalah cedera Pogba muncul kembali baru-baru ini, dengan pelatih Juventus Massimo Allegri mengatakan sang pemain mengalami masalah kecil pada punggungnya setelah tampil melawan Empoli.
Editor: Aspian Nur