Ya, secara resmi mantan kapten timnas Inggris itu diberhentikan dari kursi pelatih Everton tak lama setelah kekalahan memalukan 0-2 dari rival di zona degradasi, West Ham United, akhir pekan tadi di markas lawan.
Lampard menggantikan posisi Rafa pada Januari 2022 lalu. The Telegraph melaporkan pemegang saham mayoritas Farhad Moshiri telah melakukan pembicaraan dengan dewan klub mengenai masa depan Lampard, di mana keputusan telah diambil untuk memberhentikan sang pelatih. Paul Tait dan Leighton Baines akan jadi pelatih sementara sampai manajer baru ditemukan.
Mantan bos Chelsea dan Derby ini diberitahu masa tugasnya selama 357 hari telah berakhir dalam sebuah panggilan telepon dengan Farhad Moshiri, pemegang saham utama Everton.
"Everton Football Club mengonfirmasi Frank Lampard telah meninggalkan jabatannya sebagai manajer tim termasuk Joe Edwards, Paul Clement, Ashley Cole dan Chris Jones. Alan Kelly akan tetap menjadi pelatih kiper,” tulis manajemen tim.
"Semua orang di Everton ingin berterima kasih kepada Frank dan staf pelatihnya atas layanan mereka selama 12 bulan yang penuh tantangan,” kata mereka.
"Kami mendoakan yang terbaik bagi Frank dan seluruh tim di ruang ganti untuk masa depan mereka di dunia sepak bola,” ucap mereka.
Mantan pelatih Burnley, Sean Dyche, dan mantan pelatih Leeds, Marcelo Bielsa, merupakan dua nama yang difavoritkan untuk menjadi pengganti legenda Chelsea tersebut.
Legenda Everton, Wayne Rooney, dan mantan pelatih David Moyes, yang saat ini melatih West Ham, juga masuk dalam kandidat.
Kekalahan atas the Hammers telah membuat the Toffees berada di posisi 19 klasemen Liga Primer, berjarak dua poin dari zona aman.
Lampard yang kecewa dengan kekalahan dari West Ham mengatakan tentang masa depannya.
"Hal-hal tersebut bukanlah pilihan saya, adalah tugas saya untuk bekerja, fokus dan tetap menundukkan kepala,” kata Lampard.
Lampard juga dilaporkan telah terlibat dalam pertengkaran dengan beberapa pemainnya sendiri. Gelandang Abdoulaye Doucoure telah dipaksa untuk berlatih sendiri sebagai akibatnya.
Everton hanya mengumpulkan 15 poin dari 20 laga yang sudah dilewati dengan kemungkinan hanya bisa meraih 60 poin musim ini.
Tanpa pelatih, Everton akan menghadapi Arsenal dan Liverpool. Farhad Moshiri berharap timnya tetap bermain sebaik mungkin meski tanpa pelatih.
"Saya memiliki keyakinan pada pekerjaan yang dilakukan tidak hanya oleh manajer kami, tetapi juga direktur sepak bola kami [Kevin Thelwell] dan dewan direksi kami,” kata Moshiri.
"Kami semua sepakat bahwa posisi kami di liga saat ini harus dan akan meningkat,” imbuhnya.
Marcelo Bielsa saat ini disebut-sebut berada di posisi terdepan sebagai pelatih anyar Everton untuk menyelamatkan mereka dari degradasi.
Bielsa yang meninggalkan Leeds musim lalu setelah melakukan keajaiban untuk membangun kembali mereka sebagai klub Premier League, telah mengadakan pembicaraan dengan Farhad Moshiri dan ingin mengetahui strategi transfer mereka seminggu sebelum bursa transfer ditutup.
Editor: Aspian Nur