Adapun Diego Simeone harus duduk di tribune karena menjalani hukuman dari pertemuan pertama setelah melancarkan protes keras ke wasit dan diusir ke bangku penonton. Peran Simeone pun digantikan oleh German Burgos selaku asisten pelatih. Arahannya berjalan baik di babak pertama dengan membawa Los Colchoneros memimpin 1-0 di babak pertama lewat gol Diego Costa. Kemenangan membuat Atletico akan menantang wakil Prancis Marseille pada final di Parc Olympique Lyonnais, Lyon, pada 16 Mei mendatang.
Kekalahan Arsenal terasa menyakitkan bagi ARsene Wenger, manajer tim dari Kota Londong tersebut karena kompetisi ini merupakan laga terakhirnya musim ini bersama Arsenal.
Sebelum laga leg kedua semifinal ini berlangsung, Wenger mengungkapkan keinginannya memenangi trofi Liga Europa agar kisah cintanya dengan Arsenal berakhir indah. Tapi, malah menjadi kisah sedih untuk The Professor. "Sangat sedih, sangat, sangat, sangat sedih. Saya sangat sedih malam ini. Sayangnya, saya harus melalui ini - pertandingan bisa sangat kejam; terkadang sangat bagus, tetapi penderitaan sangat besar," kata Wenger seperti dikutip dari situs UEFA.
sementara Opta mencatat Atletico sudah mencatatkan sebanyak 32 kali catatan bersih dari kebobolan di semua kompetisi, total 55 pertandingan yang dijalani. Di bawah asuhan Diego Simeone, Atletico dicatat oleh Squawka sudah menjalani sebanyak 184 pertandingan kandang. Mereka mampu membukukan sebanyak 112 clean sheet. Atletico pun bisa menyamai raihan Sevilla, dengan menjadi klub Spanyol kedua dengan catatan tiga kali menjejak ke babak final Liga Europa. (*)
Editor: Aspian