Ia membeberkan kesiapan untuk membuka PTM juga sudah diimbangi dengan sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan di sekolah. "Sebetulnya kami sudah siap sejak lama, tapi kan tidak mungkin kami jalan tanpa rekomendasi," ujarnya, Senin (8/11/2021).
Persyaratan orangtua siswa yang menjadi salah satu poin utama untuk mendukung penerapan PTM itu juga sudah dilaksanakan. Tak hanya itu piha sekolah telah membuat sebuah pola untuk berjalannya PTM mendatang. "Kami siapkan dua pola, yang pertama membatasi per kelas 50 persen setiap harinya secara bergantian, kemudian sebagian setiap tingkatannya, jadi akan bergiliran," sebutnya.
Ia mengatakan dalam waktu dekat ini pelajar di SMPN 2 Samarinda itu juga akan menerima vaksinasi. "Untuk vaksinasi pelajar akan kami laksanakan pada 12 November mendatang tentunya hal ini juga dapat mendukung penerapan PTM," tandasnya.
Sebelumnya, terdapat 136 sekolah yang sudah menerapkan uji coba PTM terbatas itu berdasarkan hasil evaluasi seluruhnya berjalan lancar, kemudian Disdik Samarinda kembali dengan bertahap merencanakan 144 sekolah tersebut.
Penulis : Claudius Vico
Editor : Bambang Irawan