"Program prioritasnya juga yang disetujui di APBD perubahan adalah pembangunan SMP di Balikpapan Barat," kata Muhaimin kepada Korankaltim, Minggu (26/9/2021) hari ini.
Disdikbud telah melaksanakan lelang pembangunan SMP itu dan Rp49 miliar total anggaran yang akan digelontorkan dengan anggaran pembangunan secara multiyears.
"Dilaksanakan multiyears selama dua tahun anggaran, jadi di APBD Perubahan 2021, di APBD murni 2022 dan APBD Perubahan Tahun 2022, jadi tiga kali anggaran," jelas Muhaimin.
Muhaimin juga menyebutkan akan menaikkan subsidi SPP bagi pelajar swasta yaitu di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kota Balikpapan selain.
"MI kelas 1 sampai kelas 6 swasta yang awalnya perbulan itu Rp60 Ribu kami naikkan menjadi Rp75 ribu selama 6 bulan. Kemudian yang MTS swasta kelas 7, 8 dan 9 dinaikkan juga insentifnya dari Rp100 ribu menjadi Rp110 ribu persiswa selama 6 bulan," sebutnya.
Semua program yang dilakukan oleh Disdikbud adalah upaya mendukung visi dan misi Kota Balikpapan.
"Program prioritas dinas pendidikan terkait dengan APBD Perubahan tahun 2021 adalah tentu mendukung RPJMD wali kota, yang kedua adalah mendukung program prioritas Wali Kota atau kepala daerah terpilih," tutupnya.
Penulis : Muhammad Rizieq
Editor: Aspian Nur