Menyambut perubahan status tersebut, civitas akademika UIN Sultan Aji Muhammad Idris yang dipimpin Rektor, Muhammad Ilyasin menemui Gubernur Kaltim, Isran Noor di kantornya untuk melakukan audiensi.
“Pada dasarnya kita hendak memantapkan sinergitas antara UIN dan Pak Gubernur selaku pemimpin daerah ini,” sebut Ilyasin, Rabu (9/6/2021).
Tak hanya bertemu Gubernur Kaltim, pihaknya juga berencana melakukan roadshow ke beberapa perguruan tinggi lain di Samarinda karena setelah berubah status dari institut ke universitas, pihaknya wajib memiliki fakultas-fakultas umum, seperti Fakultas Saintek, termasuk di dalamnya yang mencakup informatika, biologi dan juga fakultas kesehatan masyarakat.
“Itu PR kita setelah Perpresnya sudah menyatakan kita sekarang jadi Universitas. Syaratnya kan memiliki fakultas umum,” lanjutnya.
Dengan bertambahnya jumlah fakultas dan program studi di UIN Sultan Aji Muhammad Idris ke depannya, Ilyasin menyebutkan penambahan dosen menjadi hal yang juga mutlak untuk dipenuhi.
“Tapi beruntungnya, setiap tahunnya kami selalu mendapatkan kuota untuk penambahan dosen. Lewat CPNS misalnya,” pungkasnya.
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor : Bambang Irawan