Plt Kepala Disdikbud Kukar, Slamet Hadi Rahardjo mengatakan, meskipun persiapan sudah dilakukan dan hanya tinggal menunggu action saja, nyatanya Kukar belum bisa melaksanakan PTM dikarenakan berlum mendapat izin dari satuan gugus tugas penanganan Covid-19.
“Sampai saat ini belum ada rekom dari Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten, sehingga kami belum berani untuk memberikan rekom PTM,” kata Slamet kepada korankaltim.com, Kamis (20/5/2021).
Selain belum dapat izin dari gugus tugas, pertimbangan lainnya kenapa Disdikbud Kukar belum berani mengizinkan pelaksanaan PTM adalah juga belum adanya pihak sekolah yang memberikan usulan secara resmi untuk pelaksanaan PTM.
“Kecuali nanti kalau ada sekolah yang mengusulkan untuk PTM baru kami koordinasikan dan konsultasikan ke gugus tugas covid, itu juga tentunya usulannya pun harus sudah memenuhi kaidah-kaidah prokes Covid-19,” terangnya.
Diketahui penyebaran Covid-19 di Kutai Kartanegara terkini sudah membaik dan rata-rata di seluruh kecamatan yang tersebar banyak berstatus zona hijau, kemudian kuning dan hanya sedikit yang zona merah.
Meskipun demikian, Disdikbud tetap berpegang teguh pada aturan dan rekomendasi dari gugus tugas yang mengutamakan keamanan, kesehatan dan keselamatan seluruh warga sekolah.
Untuk turut mendukung upaya penanggulangan Covid-19, Disdikbud telah bersinergi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar untuk memberikan vaksin kepada guru dan tenaga pendidik.
“Dari total guru baik SMP hingga PAUD yakni 8.315, sebanyak 6.450 guru sudah divaksin, 1.865 guru yang belum, untuk tenaga pendidik dari 1.583 orang, 1.103 yang sudah divaksin dan 480 orang yang belum divaksin. Jadi dari data yang ada di Disdikbud, prosentasi yang sudah vaksin sebesar 76,63 persen,” demikian Slamet.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan