Pada kegiatan IHT ini para guru dilatih untuk menggunakan aplikasi quipper yang merupakan salah satu platform sekolah digital bagi siswa dan guru di Indonesia. Melalui aplikasi ini, guru dapat mengirim dan mengelola materi pelajaran, ujian serta nilai siswa dan siswa dapat mengerjakan pekerjaan rumah, tugas dan ujian secara online dengan mudah.
Selain itu, guru dan staff SMAN 2 Sebulu juga dibekali dengan aplikasi SI PENTAS yang dikembangkan sendiri oleh Kasi Pembinaan SMK Wilayah III Disdikbud Kaltim, Ahmad Badwi dan Belli Ukim. SI PENTAS adalah Sistem Pengendalian Tata Tertib Siswa yang merupakan aplikasi penerapan penguatan pendidikan karakter siswa.
Krisantus Handriyatno mengatakan selayaknya semua sekolah melaksanakan pembelajaran berbasis IT bukan hanya karena pembelajaran dilaksanakan di rumah masing masing tetapi juga pada saat tatap muka nantinya.
Hal senada juga disampaikan Kasi Pendidikan SMA Wilayah III Disdikbud Kaltim, Jafar Khodori yang menyatakan setiap pendidik seharusnya tidak berpuas diri dengan satu aplikasi pembelajaran saja, tetapi terus belajar aplikasi lain agar dapat menyesuaikan dengan pokok bahasan pada mata pelajaran masing-masing.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Cabang Wilayah III Disdikbud Kaltim yang memberikan apresiatif kepada Kepala SMA Negeri 2 Sebulu Fadli Yulizannur yang terus memberi kesempatan kepada guru-guru untuk meningkatkan kompetensinya baik dalam lingkup sekolah maupun pengembangan diri di luar sekolah.
Ketua panitia pelaksana kegiatan, Irriyanti menyampaikan kepada seluruh pihak yang hadir dan memberikan dukungan sehingga kegiatan IHT ini berjalan lancar. “Ucapan terima kasih kami ucapkan kepada Pak Andre Prasetio, Pak Ahmad Badwi dan Pak Belli Ukim sebagai narasumber pada kegiatan IHT ini. Semoga apa yang kami peroleh dari pelatihan ini dapat kami terapkan di sekolah kami” ujarnya.
Penulis : Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan