Ia mengatakan untuk penyerahan hadiah kepada para pemenang nantinya akan dilaksanakan pada tanggal 2 Mei atau bertepatan dengan Peringatan Hardiknas (Hari Pendidikan Nasional) di Samarinda.
Fadli mengaku sangat bersyukur atas hasil positif yang diraih ini, karena apa yang diperjuangkan selama ini mendapatkan hasil yang maksimal. “Rasa syukur yang tak terhingga kepada Allah SWT, ini adalah buah kerja keras seluruh warga sekolah yang sangat luar biasa hingga sampai bisa mencapai di titik ini,” katanya.
Menurutnya pencapaian ini bukan hal yang mudah, mengingat SMAN 2 Sebulu bukan sekolah yang berada di tengah kota tapi merupakan sekolah pinggiran yang jauh dari pemukiman penduduk dan berasa di tengah kebun sawit. “Sekolah kami itu mewit atau mepet sawit. Untuk menuju ke SMAN Sebulu pun harus menyeberang sungai dulu dan melewati jalan yang rusak dan berbatu,” bebernya.
Dijelaskannya menjadi juara III merupakan sebuah kejutan besar mengingat sejak awal ikut lomba pihaknya tidak pernah terpikir atau menargetkan gelar juara mengingat banyaknya keterbatasan sekolah serta persaingan yang sangat ketat terutama sekolah- sekolah lama dan letaknya di perkotaan. “Mereka sudah sesuai standar dibanding kami hanya sekolah di pinggiran,” jelasnya.
Tak lupa, Fadli mengucapkan terima kasih kepada Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Anwar Sanusi yang telah memberikan motivasi serta memberi nama brand SMAN 2 Sebulu dengan nama sekolah seribu bunga (school with thousand flowers) serta Kepala Cabang Wilayah 3 Disdik Kaltim, Muchtar Lubis. “Prestasi ini sebagai kado terindah ulang tahun sekolah yang ke 17 pada Bulan Juli nanti,” pungkasnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan