"Jika sekolah menjalankan tindakan di luar koridor protokol kesehatan yang ada, maka sekolah itu kita tutup. Kemudian, kita berikan teguran kepada manajemen sekolahnya," ujar Kepala Disdikbud Kukar Ikhsanuddin Noor, belum lama ini.
Diketahui, Kukar menjadi wilayah pilot project pelaksanaan belajar tatap muka di Kaltim. Ikhsan menyebutkan, pihaknya sudah siap sedari awal dengan berbagai persiapan dan pedomannya. Hanya saja nanti tinggal memastikan apakah kondisi lapangan memugkinkan untuk menjamin keselamatan siswa dan guru.
"Ketika sudah dianggap aman dan tim verifikasinya menyatakan bisa dibuka, baru kita buka," ujarnya.
"Kalau belum, kita tunda. Kita terus menilai, mengamati, sampai kondisinya benar-bemar aman," timpalnya.
Pihaknya pun sudah menyebar surat edaran ke sekolah tingkat SMP. Bagi SMP yang berminat dapat mengajukan permohonan belajar tatap muka ke Disdikbud Kukar beserta kelengkapan yang diperlukan.
"Dari situ, kita verifikasi dokumen dan verifikasi lapangan. Jika siap, akan diberikan rekomendasi," pungkasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan