Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi mengatakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka berlaku untuk semua jenjang pendidikan, mulai TK/PAUD hingga SMA/SMK se derajat.
“Berlaku untuk semua zona,” kata Rizal Effendi, Selasa (24/11) kemarin.
Keputusan itu juga berdasarkan pertimbangan dan masukan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, PGRI serta pihak sekolah dan wali siswa. “Tentu ada batasan tertentu di awal proses,” ucapnya.
Pemkot bersama Dinas Kesehatan dan Disdikbud akan melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 sebelum proses pembelajaran dimulai.
Termasuk merancang alternatif untuk penegakan protokol kesehatan. “Ya seperti bergantian, tiga hari di sekolah dan tiga hari secara daring,” sebutnya.
Untuk itu, kata dia, akan dilakukan simulasi pelaksanaan KBM tatap muka pada Desember mendatang. Rencananya satu sekolah untuk setiap jenjang di masing-masing kecamatan.
“Sekolah yang menjalankan simulasi tentu yang berada di wilayah terendah untuk kasus Covid-19,” ujarnya.
Rizal menekankan butuhnya kerja sama, terutama sekolah dan orang tua dalam menerapkan protokol kesehatan. Tujuannya untuk meminimalisir risiko penyebaran.
“Sama-sama menerapkan protokol, sama-sama menjaga kesehatan anak-anak saat proses pembelajaran berlangsung di sekolah,” tandasnya.
Penulis : */ Hendra
Editor : Bambang Irawan