Untuk diketahui, sedianya Kemendikbud telah mengumumkan pemenang sayembara tersebut pada 10 November lalu.
Namun, hanya berselang jam setelah diumumkan warganet ramai membincangkan logo yang diduga hasil plagiasi tersebut.
Seorang pengguna Twitter, mengunggah sebuah logo dari sebuah acara Gereja di Brazil, yang sama persis dengan logo pemenang sayembara logo HGN. Secara grafis, nyaris tidak ada perbedaan pada keduanya.
Yang menjadi pembeda hanya komposisi warnanya saja.
"Ada baiknya panitia lain kali harus lebih selektif," tulis akun @danielleonard.
Sementara akun @derry menuliskan pesan sarkastik. "Modal tracing aku juara!!"
Merespons hal itu, Kemendikbud akhirnya menganulir pemenang sayembara yang diduga plagiat.
"Kemendikbud mengapresiasi masukan berbagai pihak mengenai sayembara logo Hari Guru Nasional (HGN) 2020. Dengan mengedepankan prinsip transparansi, independensi, akuntabilitas, dan orisinalitas dalam proses penjurian, dengan ini panitia mengumumkan pemenang Sayembara Logo HGN 2020," tulis keterangan resmi Kemendikbud Kamis 12 November 2020.
Sayembara itu, akhirnya dimenangkan oleh Teguh Prasongko E asal DKI Jakarta.
Penulis/editor : Rusdi