“Kalau dikatakan menurun kita belum bisa berkata begitu, kan ini baru gelombang satu, dan saat ini baru memasuki pendaftaran gelombang kedua. Dan seperti pengalaman tahun-tahun lalu, biasanya calon mahasiswa pendaftar itu banyak di periode gelombang ketiga sekitar Agustus nanti. Itu yang ngomong menurun itu tidak konfirmasi dulu dan tidak update,” katanya kepada korankaltim.com, Jumat (5/6/2020).
Erwin memahami kondisi pandemi Covid-19 ini menyebabkan pelemahan ekonomi di masyarakat. Namun, menurutnya hal ini tidak mengurangi animo masyarakat untuk mempercayakan putra-putrinya mengenyam pendidikan di Unikarta.
Dia tetap optimistis target penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran baru ini bisa memenuhi kuota tahun lalu yakni di kisaran angka 500-an orang. “Sejauh ini sudah 200- an calon mahasiswa yang mendaftar,” terangnya.
“Warga Kukar tentunya tidak perlu khawatir terkait biaya kuliah, karena satu-satunya Universitas termurah yang ada di Kaltim ini ya Unikarta, jadi kalau ada mahasiswa sini yang bilang biaya kuliah di sini mahal, saya suruh pindah saja dia, cari kampus yang lebih murah,” pungkas Erwin.
Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kukar Mursid Mubarak mengatakan, dalam kondisi pandemi Covid-19 sangat berdampak ke perekonomian.
Ini berpengaruh ke aspek pendidikan. Jumlah calon mahasiswa di Unikarta saat ini, berdasarkan data yang dihimpun oleh pihaknya, baru mencapai 140 orang.
“Angka ini sangat jauh di banding tahun lalu, maka dari itu kami mendorong ada upaya dari pemerintah daerah untuk juga bisa memberikan bantuan untuk aspek pendidikan,” ucapnya.
“Kami mengharapkan pemerintah memberikan beasiswa kepada calon mahasiswa yang ingin berkuliah di Unikarta. Ini juga merupakan bentuk komitmen dalam proses pembangunan di Kukar karena pendidikan adalah aspek yang begitu penting dan tidak bisa diabaikan,” tambah Mursid.
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor: M.Huldi